Kamis, 15 September 2011

Apa Jawabmu?

Seribu hari,
hidup ia di masamu
Berlari
menginjak selarung itu
dengan polamu...

Sejuta cita,
benakmu,
masih ia labuhi
kau punya dermaga
armada dan

para askar
itu tapak tilasmu

namun,
ku takut kau lengah
akan pewagamnya alam
saat selarung itu menganga
menunggumu

saat,
Putihnya kafan membalut
Pekamnya ruang merangkul
RAPAT...
Dan begitu erat

tak lagi ada tanya
kini temponya kosokbali
kau sendiri
selain aku juga dia
hanya berhadap mereka
para makhluk putih tanpa nafsu

Apa jawabmu??
lalu apa...
bibirmu kulihat pelik
mereka tak butuh tangismu
rintih dan erangmu

coba kau layang sekata
itu hanyalah batamu
kau telah sangat keliru
Dan...

RAPAT,

kupicing mataku
aku harus enyah
andai waktu berbalik
tak kubiarkan kau begitu
segala hanya angan dan halusinasi
Maafkan aku...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar